HUBUNGAN ANTARA PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN AGAMA DENGAN PRESTASI BELAJAR HALAQAH PADA KELAS II MADRASAH TSANAWIYAH PUTRI KEDIRI TAHUN 2004 - 2005


BAB I
PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang
Pendidikan agama Islam merupakan usaha sadar yang dilakukan secara sistimatis dan pragmatis melalui kegiatan bimbingan dan pengajaran agar kelak menjadi manusia yang berkepribadian menurut agama Islam. Kepribadian menurut agama Islam adalah berprilaku, bersikap dan melaksanakan kewajibannya sebagai umat Islam yang bertaqwa kepada Allah SWT.
Berbicara masalah pelajaran agama, maka hal ini tidak terlepas dari masalah belajar. Belajar merupakan kegiatan pokok, jadi berhasil atau tidaknya pencapaian tujuan pelajaran agama dilihat dari bagaimana proses belajar yang dialami oleh santriwati sebagai anak didik.
Adapun belajar merupakan suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya sendiri sebagai interaksi dengan lingkungan.
Kegiatan yang terjadi di madrasah menyangkut kegiatan interaksi antara guru dan santriwati merupakan kegiatan yang memegang peranan penting bagi keberhasilan pelajaran yaitu proses pengajaran itu sendiri. Belajar merupakan kegiatan yang dilakukan oleh santriwati, sedangkan mengajar adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru. Jadi keduanya merupakan kegiatan yang saling bergantungan, dimana proses belajar mengajar tidak akan ada tanpa adanya santriwati yang belajar, begitu juga belajar tidak akan ada tanpa adanya pihak pengajar.
Hubungan belajar mengajar di madrasah dengan belajar mengajar halaqah adalah merupakan hubungan berencana, secara umum yang menjadi rencana pengajarannya adalah GBPP dan satuan pelajaran. Sedangkan untuk pengajaran halaqahnya adalah kurikulum dan leger yang diambil dari setiap nilai semester halaqah. Dalam kaitannya dengan pelajaran agama, guru dituntut untuk menjalankan tugasnya sehingga dapat mengembangkan kemampuan serta sikap dan nilai yang dimiliki oleh santriwati baik kemampuan dalam mengembangkan pelajaran agama serta mengembangkan pelajaran halaqah di dalam pondok.
Pelajaran agama dan pelajaran halaqah memiliki materi yang bersifat kontinyu atau berkelanjutan. Berkaitan dengan hal tersebut, maka peningkatan prestasi belajar dalam bidang agama dan dalam bidang pelajaran halaqah perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak. Akan tetapi, pada kenyataan untuk menyerap materi tersebut bukan merupakan pekerjaan yang mudah, kecuali jika diikuti dengan ketekunan dan konsentrasi santriwati dalam belajar.
Dalam pemberian materi pelajaran agama dan pelajaran halaqah sangat dibutuhkan seorang pengajar yang sangat tegas dan bijaksana dalam melakasanakan kewajiban sebagai seorang pengajar. Dimana tugas pengajar sangat luas, mengajar juga dapat dilakukan dengan memberikan dorongan yang baik.
Pelajaran halaqah bisa diberikan secara individu dan bisa juga secara kelompok dalam satu lingkaran kepada beberapa santri, sekaligus disebut sistem halaqah. Pelajaran ini berlangsung sepanjang tahun hanya diselingi oleh libur pad hari-hari Islam.
Untuk mengetahui bentuk hubungan antara prestasi belajar dalam pelajaran agama dengan prestasi belajar dalam pelajaran halaqah, maka perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam. Mengacu pada uraian di atas maka judul dalam penelitian ini adalah: “HUBUNGAN ANTARA PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN AGAMA DENGAN PRESTASI BELAJAR HALAQAH PADA KELAS II MADRASAH TSANAWIYAH PUTRI KEDIRI TAHUN 2004/2005”


0 komentar " HUBUNGAN ANTARA PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN AGAMA DENGAN PRESTASI BELAJAR HALAQAH PADA KELAS II MADRASAH TSANAWIYAH PUTRI KEDIRI TAHUN 2004 - 2005 ", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar

Google+

Followers