UPAYA MENGATASI KENAKALAN SISWA MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER (CHARACTER BUILDING)

UPAYA MENGATASI KENAKALAN SISWA MELALUI PENDIDIKAN
KARAKTER (CHARACTER BUILDING) DI MTs JATIBOGOR

A.  LATAR BELAKANG
Seiring dengan tanggung jawab pendidikan, maka keberhasilan
kegiatan belajar mengajara di lembaga pendidikan ini merupakan suatu factor
yang sangat penting untuk mewujudkan keinginan orangtua, guru dan amanat
pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa yang  berbudi luhur atau
berkarakter, maka keberhasilan kegiatan belajar mengajar di suatu lembaga
pendidikan ini tidak hanya ditentukan oleh pendidik / guru saja, melainkan
sangat dipengaruhi oleh kreatifitas siswa. Kurikulum 2004 mengamanatkan
bahwasannya proses pembelajaran harus berpusat pada peserta didik,
pendidik bukan sebagai satu-satunya sumber belajar atau sumber informasi,
melainkan sebagai fasilitator, dinamisator, dan motivator dalam
pembelajaran. Disamping itu juga memperhatikan kurikulum periode terakhir

ini yakni tahun 2010 yang lebih memfokuskan pada pendidikan berbasis
karakter.
Pendidikan karakter kini  memang  menjadi isu utama pendidikan.
Selain menjadi bagian dari  proses  pembentukan akhlak anak bangsa,
pendidikan karakter ini pun diharapkan mampu menjadi pondasi utama dalam
meningkatkan derajat dan martabat bangsa Indonesia. Di lingkungan
Kemendiknas sendiri, pendidikan karakter menjadi fokus pendidikan di
seluruh jenjang  pendidikan yang dibinannya.Pembentukan karakter itu
dimulai dari fitrah yang diberikan Tuhan, yang kemudian membentuk jati diri
dan prilaku.Dalam prosesnya sendiri fitrah  yang alamiah  ini  sangat
dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, sehingga lingkungan memilki peranan
yang cukup besar dalam membentuk jati diri dan prilaku.Sekolah  dan
masyarakat  sebagai bagian dari lingkungan memiliki peranan yang sangat
penting, oleh karena itu  setiap sekolah  dan masyarakat harus  memiliki
pendisiplinan dan kebiasaan mengenai karakter yang akan dibentuk.  Para
pemimpin dan tokoh masyarakat juga harus mampu memberikan suri teladan
mengenai karakter yang akan dibentuk tersebut.
Penerapan pendidikan karakter dirasakan sangat perlu dan mendesak
sekali, mengingat  kenakalan remaja semakin populer dan menjadi masalah
yang lumrah di era modern ini.Hal ini akan semakin sulit untuk ditanggulangi
jika perilaku tersebut sudah menjadi budaya dankebiasaan remaja, terutama di
kalangan pelajar  yang sudah jauh berada di dalam kubangannya
(KenakalanRemaja).Walaupun kenakalan remaja diangap lumrah dan lazim
dilalui oleh remaja serta merupakan aspekperkembangan dalam kurun masa
tahap  perkembangannya, namun kenakalan remaja ini bukanlah
halperkembangan yang mutlak harus dilalui oleh remaja.Halini tentunya juga
dapat dicegah atau minimaldikurangi melalui pendidikan berbasis karakter,
atau melalui  pendekatan-pendekatan  emosional serta ikatan hubungan yang
baik dari lingkungan sosialnya,dalam hal ini khususnya keluarga  dan guru
sebagai lingkungan sosial  terdekatnya. Karena dengan  begitu, para
remaja(anak) akan merasa diperhatikan, dipedulikan, yang kemudian akan
dapatmembantu para remaja itu untuk menemukan identitas dirinya  dalam
proses identifikasi diri. Komunikasi yang intens juga sangat membantu anak
untuk mengenali dan memahami masalah yangdihadapinya serta merasa
aman dan nyaman ketika bersama orang-orang  terdekatnya.  Karena tidak
jarang, kenakalan remaja disebabkan oleh rasa frustasi, kesulitan mencari
sosok yang dapat dijadikan panutan dalam pola hidupnya serta kesukaran
dalam penyesuaian terhadap perubahan-perubahan  dan perkembangan yang
terjadi pada dirinya, baik dari aspek fisik maupun mentalnya dengan
lingkungan sosialnya  sehingga pada akhirnya menyebabkan para remaja
kurang semangat dalam belajar,  kurang tertarik dalam menerima pelajaran di
kelas, dan lain sebagainya.

DOWNLOAD

0 komentar " UPAYA MENGATASI KENAKALAN SISWA MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER (CHARACTER BUILDING) ", Baca atau Masukkan Komentar

Poskan Komentar

Google+

Followers